#TantanganMenulis 1: Menulis tentang Diri Sendiri

Menulis

Saya amat percaya kita harus bisa dan rajin menulis. Setidaknya menulis untuk kita baca sendiri. Saya pernah menulis di blog ini tentang berbagai manfaat yang sudah saya rasakan sendiri dengan menulis.

Namun, kebanyakan dari kita nggak memulai-mulai menulis. Ada yang merasa tulisannya jelek, nggak pede untuk dibaca oleh orang lain. Bahkan ada yang nggak punya ide mau nulis apa! Hihi dulu pas dikasih peer mengarang sama guru Bahasa Indonesia ke mana emang?

Nggak tahu mau nulis apa adalah excuse atau alasan terbesar buat mereka yang nggak mau nulis. Padahal, hidup kita adalah sumber ide tulisan yang amat banyak! Kita hafal kehidupan kita sendiri, kita punya banyak cerita baik serunya masa kecil, malu-malunya masa remaja, sibuknya masa kuliah, dan sebagainya.

Dan bisa jadi, kisah kehidupan kita sendiri itu bisa jadi membawa manfaat besar sekali bagi orang lain. Misalnya, cerita istri saya saat ia mengasuh anak kami yang masih balita. Banyak ibu-ibu muda lainnya yang membaca tulisan-tulisan istri saya dan mendapatkan inspirasi untuk diterapkan ke anak-anaknya.

Ya, bisa jadi kisah kehidupan kita akan bermanfaat bagi orang lain!

Oleh karena itu, lewat tulisan ini saya mau membuat sebuah tantangan bagi teman-teman semua pembaca blog saya. Tantangan ini rencananya akan saya adakan secara cukup rutin, dengan judul #TantanganMenulis.

Untuk #TantanganMenulis yang pertama kali ini, saya mau mendorong teman-teman menulis sesuatu di blog teman-teman dengan tema yang paling mudah: menulis tentang diri sendiri. Seperti apa tantangan menulisnya?

Saya Menguninstall Game Favorit di Handphone Saya

1362011063_real-racing-3

Saya baru aja menguninstall satu-satunya game yang ada di handphone Android saya. Game favorit yang amat ingin saya mainkan sejak lama.

Saya akan ceritakan mengapa ini penting bagi saya, sampai mendapatkan satu postingan blog khusus begini.

Continue reading “Saya Menguninstall Game Favorit di Handphone Saya”

Alhamdulillah, Terimakasih atas 2014 yang Menakjubkan. Selamat Datang 2015!

Sunrise 2015

Postingan terakhir di tahun 2014 ini saya awali dengan amat bersyukur. Alhamdulillah. 2014 adalah tahun terbaik dalam hidup saya sejauh ini.

Sekilas hidup saya beberapa tahun ke belakang, bagi saya tahun 2012 adalah salah satu masa paling down dalam hidup saya. Padahal saya dikaruniai anak tahun 2012 setelah menikah tahun sebelumnya. Ternyata saya amat sangat tidak mensyukuri nikmat rezeki yang Allah berikan, sehingga tahun itu Allah cabut rezeki berupa hidup yang lapang. Saat itu hidup saya terasa amaaat berat.

Tahun 2013 alhamdulillah adalah masa-masa diingatkan oleh Allah SWT untuk bersyukur, mendekat kepada-Nya, dan akhirnya bangkit kembali. Tahun 2014 ini adalah masa-masa saya sudah berjalan kembali menuju tujuan hidup saya.

Di postingan ini, saya akan menuliskan hal-hal yang saya amaaaaaat syukuri dalam kehidupan saya di tahun 2014. Continue reading “Alhamdulillah, Terimakasih atas 2014 yang Menakjubkan. Selamat Datang 2015!”

Kita Tidak Perlu Bekerja Amat Keras. Bekerjalah SEDIKIT LEBIH KERAS

Kamis saat hari Natal kemarin, saya hadir di kopi darat (kopdar) alias kumpul-kumpul sebuah komunitas pebisnis yang biasanya berinteraksi lewat grup WhatsApp, yaitu komunitas Jamaah Online Shop (JOS).

Salah satu pembicaranya adalah M. Ihsan Akhirulsyah, CFO dan salah satu founder dari startup bernama Cybreed, yang produknya bernama eFishery berhasil menang di berbagai kompetisi startup (salah satunya Get In The Ring tingkat dunia, membuat mereka mendapatkan hadiah senilai 25.000 Euro).

Inspirasi terbesar bagi saya adalah saat Ihsan menceritakan mengapa kita bahwa harus berjuang sedikiit saja lebih keras dari usaha kita biasanya.

Ternyata kita tidak perlu berjuang mati-matian setiap hari.

Kita hanya perlu berusaha sedikit saja lebih keras setiap harinya, yang penting kita tidak mengendorkan usaha kita walaupun juga cuma sedikit. Continue reading “Kita Tidak Perlu Bekerja Amat Keras. Bekerjalah SEDIKIT LEBIH KERAS”

Ini Teori Saya tentang Penyebab Kemacetan Jakarta

Apa yang membuat Jakarta macet?

Ada yang bilang, motor yang seenaknya sendiri.
Ada yang bilang, mobil yang menghabiskan tempat lebih banyak di jalan.
Ada yang bilang, angkutan umum yang ngetem dan berenti sembarangan.
Ada yang bilang, polisi yang tidak bisa mengatur lalu lintas dengan benar.

Benarkah? Continue reading “Ini Teori Saya tentang Penyebab Kemacetan Jakarta”

Yuk Belajar Jurnalistik, Public Speaking, & Personal Branding di Pharalistic Seminar UI. Sabtu Ini 22 November 2014

Pharalistic Seminar

Buat teman-teman yang ada di UI, Depok, dan sekitarnya, yuk Sabtu ini 22 November belajar bareng-bareng mengenai jurnalistik, public speaking, dan personal branding di Pharalistic Seminar, yang diadakan oleh BEM Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.

Temanya Scream Your Idea Loud, ini akan membantu teman-teman menyuarakan ide teman-teman, baik dalam bentuk tertulis lewat media/jurnalistik, secara lisan lewat public speaking, maupun lewat Internet.

Insya Allah saya mengisi lagi mengenai Cara Membangun Personal Branding Melalui Digital Marketing, bareng-bareng sama pembicara keren lain:

  • Mimi Silvia (Jurnalis Kompas) yang akan sharing tentang Menjadi Media yang Ideal (jurnalistik)
  • Anindiya Kirana Zulmi (None Jakarta Barat 2014) tentang Speak Up (public speaking)

 

Catat tempat, tanggal, dan waktunya

Sabtu, 22 November 2014

Mulai pukul 8 pagi di Gedung RIK Universitas Indonesia

 

Tiket & contact person

Murah banget harga tiketnya, cuma 10 ribu rupiah, include lunch dan sertifikat

Untuk mendaftar, SMS: Nama lengkap_email_no.HP ke Mupi (0857-7595-8957)

 

Sampai ketemu Sabtu ini, insya Allah! 🙂

Apa yang Kamu Lakukan di Waktu Luang dengan Ponsel Cerdasmu?

5127055942_c56a0f72c5_b

Siapa yang punya ponsel cerdas alias smartphone? Teman-teman yang membaca tulisan ini sebagian besar pasti punya ya.

Nah, hal-hal apa yang biasa kamu lakukan dalam waktu luangmu di smartphone kamu? Apakah itu hal produktif yang membuat diri kamu berkembang dan menjadi lebih baik?

Setiap hari saya berangkat dan pulang kerja menggunakan kereta Commuter Line. Di dalam kereta, tentu ada yang duduk, lebih banyak yang berdiri, seperti saya. Di posisi itu, saya bisa melihat dengan cukup leluasa apa yang dilakukan oleh penumpang lain dengan smartphone-nya.

Sebagian besar penumpang yang duduk mengakses hapenya, sebagian yang berdiri dengan pegangan yang enak bisa memegang handphone dengan satu atau tangannya.

Apa yang mereka lakukan? Continue reading “Apa yang Kamu Lakukan di Waktu Luang dengan Ponsel Cerdasmu?”

Bagaimana Saya Bisa Menjadi Penulis Buku dan Menjualnya di Gramedia

101 Young CEO di rak Best Seller di Gramedia
101 Young CEO di rak Best Seller di Gramedia (credit @mahadaya)

Tahun lalu, tepatnya Agustus 2013, saya resmi menjadi penulis buku. Buku saya yang pertama, judulnya 101 Young CEO, berisi profil 101 orang pengusaha muda Indonesia sukses di bawah 30 tahun, kini dijual di toko buku seluruh Indonesia, seperti Gramedia atau Gunung Agung. Di postingan ini, saya mau cerita perjalanan bagaimana saya bisa menjadi penulis buku.

Seperti kata Steve Jobs, “we can’t connect the dot looking forward“, ternyata saat melihat ke belakang, ke masa lalu saya, banyak sekali titik-titik yang saya lewati dan ternyata saling terhubung. Kesempatan menjadi penulis buku ternyata terbuka dari banyak sekali hal yang dulu saya pikir tidak berhubungan, ternyata kini nyambung.

Begini ceritanya.. Continue reading “Bagaimana Saya Bisa Menjadi Penulis Buku dan Menjualnya di Gramedia”

Boost Your Personal Branding through Digital Marketing

Teman-teman yang berada di Depok dan sekitarnya, yuk hadir di CODE Margonda (atas Venetta System) untuk belajar bareng-bareng mengenai digital marketing hari Minggu ini 🙂

Boost Your Personal Branding through Digital Marketing

 

Dapatkan 10 ilmu praktis dalam membangun brand dan personal brandingmu dalam keriuhan dunia digital. Daftarkan dirimu via Twitter dengan cara mention (+follow) @Selasarcom dan satu temanmu untuk ikutan!

GRATIS!

Minggu, 26 Oktober 2014
10.00 – 12.00 WIB

@CodeMargonda, Depok

CP: Hana 0878-8805-0738

Dipersembahkan oleh Selasar.com, Portal Gagasan Baru Indonesia

Indonesian Students Unite: Pelatihan Kepemimpinan & Pendidikan Karakter bagi SMA/sederajat

Anak SMA
Anak SMA (sumber: panoramio.com/photo/65314705)

Apa yang saya lakukan saat SMA dulu, tahun 2002 – 2005, tidak akan pernah saya sesali. Aktivitas yang saya lakukan pertama kali di SMA dulu, kini membentuk diri saya saat ini. It’s true.

Benarlah kata mendiang Steve Jobs pendiri Apple itu,

You can’t connect the dots looking forward; you can only connect them looking backwards. So you have to trust that the dots will somehow connect in your future.

Apa yang kita lakukan di masa lalu, ternyata saat ini saling terhubung satu sama lain. Saat saya membandingkan Ilman dewasa saat ini dengan Ilman SMA, ternyata apa yang saya capai dan lakukan saat ini, sebagian besarnya berawal dari SMA.

Seperti passion dan profesi saya di bidang digital marketing. Saya tidak akan pernah lupa, setiap jam istirahat dan pulang sekolah, saya beserta beberapa kakak kelas ngumpul di masjid SMA. Kita belajar membuat website. Tanpa komputer apalagi laptop yang saat itu mahal harganya, kita belajar coding HTML dengan kertas. Ya, di atas kertas. Saat sampai rumah, baru kita coba di depan komputer.

Kemudian aktivitas public speaking. Saat ini, entah sudah berapa puluh sharing, seminar, workshop, pernikahan, pelatihan, training, dan sejenisnya yang saya isi. Saya sekarang berani tampil dan bicara di depan umum. Padahal dulu saya ngomong saja terlalu cepat hingga tergagap-gagap. Tapi saat kelas 1 SMA saya dipaksa untuk ikut lomba Abang None tingkat sekolah (saya juara 1, btw), dan itu mengubah hidup saya selamanya.

Kemudian aktivitas menulis. Saat SMA, saya ikut menjadi anggota redaksi majalah ROHIS. Sedikit banyak, saya membangkitkan minat saya di bidang itu. Saat kuliah saya terus ngeblog, akhirnya saya punya kesempatan untuk menulis buku yang bisa dibaca oleh anak muda di seluruh Indonesia, judulnya 101 Young CEO. Buku ini alhamdulillah best seller, sudah tiga kali cetak ulang.

Terakhir, yang paling mengubah diri dan karakter saya, adalah saat saya berorganisasi dalam OSIS dan ROHIS. Saya jadi mengerti arti kepemimpinan, komunikasi, dan bekerja dalam tim. Saat kuliah saya pernah jadi Ketua BEM Fakultas. Kini di kehidupan pekerjaan, semua hal itu sangat terpakai. Dari yang saya lihat, karyawan atau anak magang yang punya karakter kepemimpinan menunjukkan performa kerja yang lebih baik.

Jika Ada Pelatihan Kepemimpinan Saat Dulu Saya SMA..

Saya pasti jadi orang nomor 1 yang ikut.

Sayangnya saat saya SMA, tidak ada (atau saya yang memang tidak tahu?) bahwa ada pelatihan-pelatihan kepemimpinan yang akan sangat bermanfaat bagi diri kita dan orang-orang di sekitar kita nantinya.

Nah, tapi kalau 10 tahunan lalu saya tidak tahu ada pelatihan kepemimpinan untuk anak SMA, sekarang ada lho! Apa Itu?

%d bloggers like this: